Friday, December 14, 2012

Suratku part 1



Salam..

Bagaimana kabar mu hari ini saudaraku? Semoga engkau selalu berada dalam lindungan juga rahmat dari-Nya..

Alhamdulillah ya, hari ini begitu cerah walaupun agak mendung.. Alhamdulillah juga kita masih bisa merasakan indahnya hari Jumat ini..

Emmm sekarang posting apa ya?Ini ana buat special untuk antum semua, saudaraku yang sangat ana sayangi..
Entah mengapa, akhir-akhir ini ana sering ingat, sering kangen, sering kepikiran antum (ke ahwat)?! Ya mungkin karena ada keterikatan batin yang sangat kuat diantara kita semua. Bisa jadi, sakit satu yang lain merasakannya dan rindu satu yang lainpun sama.. rasa kebersamaan bersama antum itu, tidak bisa diungkapkan dengan spesifik, pokoknya menyenangkan! Dan memberi barokah bangettt.. dan itulah mungkin yang membuat ana sering merindukan kebersamaan bersama antum semua..

Alhamdulillah, pada hari Rabu, 12-12-2012 kemarin, antum (adik-adikku tersayang) telah menyelenggarakan kegiatan di sekolah dalam rangka hut sekolah juga pasca uas. Yaitu menyelenggarakan lomba adzan dan lomba MTQ.

Subhanalloh, sewaktu ana melihat kalian, sungguh rasa bangga begitu menyelimuti pikiran juga hati ini. Antum yang masih baru atau masih diawal kepengurusan saja sudah bagus, apalagi nanti? Wah ana sangat menunggu momen yang lebih lebih bagus lagi dari acara kemarin. Mungkin tidak hanya ana saja, tapi kami yang sudah tidak menjadi pengurus..

Sungguh rasa haru itu membuat ana berpikir dan tak menyangka kepada antum, “Antum lah yang benar-benar dipilih oleh ALLOH SWT, kalian luar biasa. Bak mutiara hitam yang tenggelam didasar lautan yang jauh nan indah”. Artinya apa? Artinya ana berpikir, antum itu sungguh berharga. Tau kan berapa harga mutiara hitam? Yang pasti lebih mahal dari mutiara putih biasa, jarang lagi. Yang berarti pula, antum itu langka, antum itu berharga dan apa yang ada dalam diri kalian itu, tidak ada di yang lain!!! Ayo adikku, terus gali potensimu, pemikiranmu juga kreativitasmu, demi membanggakan FARIH, sekolah, bahkan agama ini, agama yang ALLOH SWT senantiasa meridhoinya, yaitu Islam. Aamiin Ya Rabb..

Tapi hati-hati adiku. Jangan sampai antum terlalu terlena dalam pujian yang antum dapatkan, bisa jadi nanti antum celaka, karena terhasut oleh bisikan setan yang senantiasa menggoda kita setiap waktu. Kapan pun, dimana pun dan bagaimana pun juga apa pun itu..

Intinya ya harus cerdas membaca situasi dan kondisi saja.. Antum harus bijak ya, jangan sampai menempakan sesuatu tidak pada tempatnya. Menyinggung soal bijak nih, ada hal yang ingin ana sampaikan untuk antum. Budaya FARIH! Hmm ana liat, udah mulai kendor nih peraturan di FARIH, terutama beberapa point yang ada di Budaya FARIH. Bisa diklik dan dibaca apa sih Budaya FARIH itu disini http://zonafarih.blogspot.com/2012/12/budaya-farih_9.html.

Ana hanya mengingatkan saja, bahwa Budaya FARIH itu begitu menjaga hijab kita juga perilaku kita. Jujur saja, ana sendiri merasakan betapa Budaya FARIH melindungi ana dari VMJ, fitnah atau hal-hal lain yang tak diinginkan. Benar-benar sangat sangat bermanfaat, dengan catatan jangan sampai dianggap sebagai beban, tapi sebagai tuntunan Budaya FARIH itu.

Ana bisa maklumi gitu ya, usia antum (khususnya kls XI dan X) memang usia yang benar-benar lagi labil. Rasa ingin tau akan hal yang dianggap menarik itu, benar-benar tinggi. Sebagai kakak mu, ana ingin memberitau bahwasanya antum jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan yang istilahnya banyak merugikan ke antum. Mungkin antum taulah apa yang ana maksud, hehehe… (yang ana utarakan ini berdasarkan pengalaman). Disini posisi ana hanya mengingatkan saja kepada adik yang disayangi oleh kakanya, dimana sang kakak tidak mau adiknya terjerumus ke dalam kesalahan yang sama. Karena rugi aja gitu ya, udah tau itu the salah, malah jatuh kedalam kesalahan itu. Dan artinya apa? Artinya dia tidak belajar dari kesalahan yang ada juga tidak mengambil hikmahnya. Waah rasanya sia-sia saja..
Mungkin postingan kali ini mencakup beberapa hal, pesan, kesan, evaluasi dll. Semoga antum semua bisa mengambil manfaat, hikmah juga pelajaran terhadap apa yang ana sampaikan ini. Semoga ana bisa menulis lagi di postingan-postingan selanjutnya untuk antum khususnya..

Specially for my family in FARIH 

Wasalam..

0 comments:

Post a Comment