Thursday, February 28, 2013
Wednesday, February 20, 2013
Thursday, February 7, 2013
Keadilan VS Egoisme
Saat keadilan menuntut. Hmm terlalu wah mungkin kalo membahas
ini, tapi ya saya kan sekolah di jurusan sosial, jadi harus tau lah
sedikit-sedikit membahas tentang ini.
Terinspirasi dari kejadian tadi pagi di sekolah, entah mengapa
walaupun sedang dalam keadaan sakit, pas ada masalah init uh jadi “geregeten”,
pengen mendirikan keadilan, ya walaupun kecil-kecilan.
Oh iya, tak lupa, kejadian ini juga, didampingi oleh my
chairmate hehehe.. okedeh begini ceritanya..
Kan tadi pagi tuh jadwal pelajaran jam ke 1-2 itu pelajaran
geografi. Nah di akhir pelajaran, bapak tuh nyuruh kita buat ngebentuk
kelompok, karena beliau ngasih tugas kelompok, buat 3 orang per kelompoknya. Nah
biasalah, suka ada human erornya, ada beberapa oknum yang mau sama best
friendnya gtu sekelompaknya itu, otomatis dong saya kurang setuju, ya pake
banget.
Kenapa? Soalnya saya anggep beberapa orang di kelas saya tuh
gaulnya sama yg pinter dgn yang pinter lagi. Jadi bisa di ambil kesimpulan dong
kenapa saya marah?? Yap! Saya ingin menuntut keadilan, buat mereka (beberapa teman
saya yang lain) yang kurang, yang mereka itu butuh bimbingan dari temannya yang
lain, yang dianggap bisa. Karena, in my opinon, kalo kerja kelompok itu, tugas
beregu dimana anggotanya itu saling bekerja satu sama lain. Yang rajin
mengimbangi yang males, begitupun sebaliknya. Atau yang kurang faham diimbangi
dengan yang faham, bgtupun sebaliknya.
Jadi ya bisa di ambil kesimpulan, kalo kerja kelompok itu tidak
ada yg menonjol, tapi menutupi kelebihan dan kekurangan masing-masing, agar
semuanya tampak sama dan kompak!!!
Jadi, kalo misalkan sikap atau budaya kaya gitu masih di anut, duhhhhh
primitive banget.. di zaman seperti sekarang ini, pinter otak aja tuh gak
cukup, friend! Tapi harus pinter juga secara emosional sosialnya..
Ya ambil hikmahnya aja deh buat saya. Setidaknya saya masih memiliki
hati yang terketuk dengan kejadian ini. Semoga teman2 pun dapat mengambil
hikmahnya, agar kelak, tidak terjadi kejadian seperti ini, aamiin…
Tuesday, February 5, 2013
Antara Aku dan Hujan
hujan.
darinya aku mendapat pesan: "biarkan masalahmu, mengalirkan air sepertiku.
dan masalahmu akan berhenti, jika Dia mengizinkan". :)
pesan lain dari hujanpun mengatakan: " melatih kesabaranmu itu seperti airku yang menghujani batu. sedikit demi sedikit tapi pasti". :)
dan pesan terakhir hujanpun: "jangan sampai emosimu seperti petir, yang menggelegar, menakutkan, membahayakan yang ada disekitarnya". :)
hikmahnya, ALLOH SWT telah menjawab pertanyaan itu, melalui hujan sore ini. ya, percakapan kecil antara aku dan hujan. terimakasih Ya Rabb :)
Selalu ada hikmah terhadap apapun yg terjadi disekeliling kita.. :)
( follow me: @realajeng )
pesan lain dari hujanpun mengatakan: " melatih kesabaranmu itu seperti airku yang menghujani batu. sedikit demi sedikit tapi pasti". :)
dan pesan terakhir hujanpun: "jangan sampai emosimu seperti petir, yang menggelegar, menakutkan, membahayakan yang ada disekitarnya". :)
hikmahnya, ALLOH SWT telah menjawab pertanyaan itu, melalui hujan sore ini. ya, percakapan kecil antara aku dan hujan. terimakasih Ya Rabb :)
Selalu ada hikmah terhadap apapun yg terjadi disekeliling kita.. :)
( follow me: @realajeng )
Harapan Tak Sesuai dengan Kenyataan
Mengapa semua begitu sulit, saat keinginan tak sesuai dengan
harapan. Ya, ihkas itu ternyata tak semudah apa yang dikatakan…
Namun aku percaya. Mungkin ini hanya sementara saja. Dimana kondisi
jiwa sedang tak sehat.. sedang membutuhkan chargeran rohani yang lebih besar
lagi..
Ya Alloh, Ya Rahman, Ya Rahim.. jauhkanlah hati ini dari
kedengkian.. buatlah hati ini agar senantiasa selalu berdzikir pada-Mu, Ya
Rabb.. karena sungguh, hanya dengan-Mu lah, membuat hati ini, jiwa ini terasa
begitu tenang, nyaman dan damai…
Subscribe to:
Posts (Atom)